PAN Telah Godok Nama-nama yang Siap Diusung di Pilpres 2024: Ada 3 Gubernur dan 2 Menteri

Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto menjelaskan pihaknya sudah menggelar berbagai pertemuan secara internal terkait Pemilu 2024. "Sudah bertemu Bang Zul (Ketum PAN). Itu biasalah menyusun strategi menuju 2024. Kemudian kemudian bicara potensi koalisi, dan lain sebagainya. Itu biasa, PAN intens sekali melakukan diskusi seperti itu," kata Bima Arya saat dijumpai wartawan di BCC, Sabtu (21/5/2022) petang. Penyusunan strategi itu, kata pria yang menjabat sebagai Wali Kota Bogor ini pun, bisa dikatakan sebagai pematangan.

Walaupun, tambah Bima Arya, masih belum bisa dikatakan matang sepenuhnya. "Nggak ada yang matang sampai di awal 2023. Karena Capres kan pertengahan 2023. Ini akan berproses terus sampai akhir tahun menurut saya," tambahnya. Terkait nama nama yang disung sebaai pemimpin bangsa, kata Bima Arya, sama seperti yang sering disebut.

"Yang sudah sering disebut PAN itu ada semua. Ada Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Anies Baswedan (Gubernur Jakarta), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) Erick Thohir (Menteri BUMN) dan Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)," ungkapnya. Nama nama itulah, kata Bima Arya, yang siap diusung maju dari koalisi ini yang diusung oleh PAN. Sementara itu, untuk kesiapan Pilkada mendatang, diakui Bima Arya, hal tersrbut merupakan rahasia internal dari partai.

"Ya ada, itu rahasia dapur kalau itu. Kalau dimunculkan sekarang nanti lawan siap siap," bebernya. Sehingga, terkait hal ini, kata Bima Arya, masih belum bisa dikatakan mengerucut. Walaupun, saat ini dari ketiga koalisi sudah mempersiapkan persentase dari Pilkada mendatang.

"Belum, tapi perahunya sudah mengerucut. Jadi tiga partai ini solid inshaallah PPP, Golkar, dan PAN ini udah solid. Kita sudah akan menurunkan agendanya sampai bawah. Nanti anak anak muda, milenial, genenrasi Y, Z, ngumpul dari tiga partai ini," ungkapnya. "26 persen itu, udah menguasai 26 kursi di DPR. Sudah lebih dari cukup untuk mencalonkan calon sendiri. Jadi udah siap berangkat lah. Tinggal nama nama ini aja kita kerucutkan nanti sampai akhir tahun," tandasnya. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago memprediksi akan ada tiga poros koalisi pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Seperti diketahui terdapat syarat ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sesuai aturan Pasal 222 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Di mana pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 % dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 % dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya. Pihaknya pun mengatakan terkait prediksi poros poros tersebut.

Pada peta simulasi poros pertama yakni Prabowo Puan Maharani, partai pengusung PDIP dan Gerindra. Atau bisa juga, lanjut Pangi, mereka mengusung Anies Baswedan Puan Maharani, dengan partai pengusungnya bisa PDIP dan Partai Nasdem. Lantas poros kedua yakni Ganjar Pranowo Erick Thohir atau bisa juga Ganjar Pranowo Airlangga Hartarto dengan partai pengusungnya Golkar, PPP, PKB, dan PAN.

Kemudian bisa juga Anies Baswedan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan partai pengusung Nasdem, PKS dan Demokrat. Kemudian pada simulasi poros peta koalisi kedua, lanjut Pangi, bisa saja poros pertama Ganjar Pranowo Erick Thohir atau Ganjar Pranowo Khofifah, yang diusung PDIP dan PKB. Poros kedua Prabowo Ridwan Kamil.

"Ridwan Kamil diambil karena memiliki jumlah suara provinsi terbesar, sedangkan kalau misalnya Prabowo ingin mengambil ceruk segmen dari Muslimat NU Prabowo dapat dipasangkan dengan Khofifah." "Dan kombinasi Prabowo Ridwan Kamil maupun Prabowo Sandiaga Uno atau Prabowo Airlangga di poros kedua ini bisa diusung oleh Gerindra dan Golkar," lanjut Pangi. Poros ketiga bisa Anis Baswedan AHY, dengan partai pengusung PKS dan Demokrat.

Sementara dilihat dari suvey menurut Pangi, unutk posisi calon wakil presiden (wapres) 2024 itu ada beberapa nama. Yakni Sandiaga Uno dengan elektabilitasnya yang cukup, logistiknya pun juga siap. "Kedua Erick Thohir, memang beliau sudah kelihatan menjadikan Kementerian itu di posisi abuse of power ," ungkapnya.

Juga Ridwan Kamil dan Khofifah yang potensial menjadi calon wakil presiden, kemudian terakhir ada Erlangga Hartarto. Sedangkan untuk calon presiden 2024 (capres) ada tiga nama yakni Prabowo, Ganjar dan Anis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.